TATAP MUKA NON ASN LINGKUP DINAS SOSIAL PROVINSI NTT

Kupang, 22 Maret 2022, Kepala Dinas Sosial Provinsi Nusa Tenggara Timur – Drs. Jamalludin Ahmad, MM didampingi oleh Sekretaris Dinas Sosial Provinsi Nusa Tenggara Timur – Bonifatius Habrianto, S.Sos dan Kepala Sub Bagian Kepegawaian dan Umum – Sarlin S. Foekh, S.Sos melaksanakan Tatap Muka Bersama Tenaga Non ASN Lingkup Dinas Sosial Provinsi NTT (Dinas, UPTD Rehabilitasi Sosial dan Tuna Netra Di Kupang dan UPTD Kesejahteraan Sosial Lanjut Usia di KUpang), bertempat di Aula Dinas Sosial Provinsi NTT, Jalan Rambutan No. 9 Kelurahan Oepura – Kec. Maulafa – Kota Kupang).

Kegiatan tersebut merupakan kegiatan perdana tatap muka Kepala Dinas Sosial Provinsi NTT Bersama Tenaga Non ASN di tahun 2022. Dalam tatap muka tersebut, Kepala Dinas Sosial Provinsi NTT kembali menegaskan kepada semua tenaga Non ASN Lingkup Dinas Sosial Provinsi NTT beberapa hal penting sebagai berikut :

  1. Non PNS diharuskan lebih disiplin diri dalam mengikuti aktivitas di kantor mulai dari mengikuti apel pagi hingga selesai jam kantor dan bertanggungjawab atas uraian tugas yang diberikan oleh atasan masing-masing.
  2. Non PNS dituntut untuk memiliki etika dalam lingkup tempat kerja, misalkan etika dalam bertegur sapa tanpa membedakan suku, agama, asal usul, bahkan hubungan kedekatan.
  3. Non PNS juga dihimbau agar dalam era digital dan serba media sosial, sesorang cukup dinilai hanya dengan melihat jejak sosialnya saja, sehingga setiap Non ASN lebih bijak dalam menggunakan media sosial.
  4. Beliau juga menegaskan bagi tenaga Non ASN dalam tatap muka untuk “Tidak diperbolehkan hamil diluar nikah, apalagi kumpul kebo kemudian hamil”. Jika ada yang demikian maka jangan sungkan untuk segera melapor ke pimpinan untuk dapat dilakukan urusan selanjutnya.

Sementara itu Sekretaris Dinas Sosial Provinsi NTT merangkum beberapa penegasan yang disampaikan oleh Kepala Dinas Sosial Provinsi NTT menjadi satu kalimat untuk terus dicamkan oleh setiap tenaga NON ASN, yakni “Biasakan hal yang benar, jangan benarkan hal yang biasa”. Beliau pun menghimbau agar tetap menerapkan motto Dinas Sosial Provinsi NTT dalam bekerja yaitu “Tat Wam Asih” yang artinya Aku adalah engkau, Engkau adalah aku.

Sebagai penutup, Kepala Sub Bagian Kepegawaian dan Umum mengharapkan agar Non ASN dapat menjalankan hak dan kewajiban secara bersamaan, sebagai contoh beliau meminta agar Non ASN yang terlalu sering ijin untuk dikurangi, sebagai bentuk kewajiban setelah menerima Surat Keputusan Pengankatan Tenaga Honorer oleh Kepala Dinas Sosial Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Turut hadir dalam tatap muka tersebut Non ASN dari Dinas Sosial sebanyak 21 orang, Non ASN dari UPTD Kesejahteraan Sosial Lanjut Usia Budi Agung Kupang sebanyak 15 orang dan Non ASN dari UPTD Rehabilitasi Sosial dan Tuna Netra Hitbia Kupang sebanyak 19 orang.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *