Pemprov NTT Bergerak Bersama Salurkan Bantuan Kemanusiaan bagi Masyarakat Terdampak Gempa di Tujuh Kabupaten
Keterangan foto: Penyaluran bantuan sandang, permakanan, dan Layanan Dukungan Psikososial oleh Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur melalui Dinas Sosial Provinsi NTT kepada masyarakat terdampak gempa bumi di Kabupaten Ngada, Manggarai Timur, Manggarai, Manggarai Barat,
Kupang, 12 September 2026 – Wujud kepedulian dan sinergi pemerintah dalam penanganan bencana kembali ditunjukkan melalui penyaluran bantuan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak gempa bumi di sejumlah wilayah di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Melalui Dinas Sosial Provinsi NTT, Pemerintah Provinsi NTT menyalurkan bantuan kepada tujuh kabupaten terdampak, yakni Ngada, Manggarai Timur, Manggarai, Manggarai Barat, Ende, Sikka, dan Nagekeo.
Bantuan yang tiba dan mulai didistribusikan pada 12 September 2026 tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak dapat terpenuhi sekaligus mendukung proses pemulihan pascabencana. Bantuan yang disalurkan meliputi penyediaan sandang, permakanan, serta Layanan Dukungan Psikososial (LDP) bagi masyarakat yang membutuhkan.
Penyaluran bantuan dilakukan melalui koordinasi dan kerja sama yang erat antara Pemerintah Provinsi NTT, pemerintah kabupaten, perangkat daerah terkait, relawan sosial, serta berbagai unsur yang terlibat dalam penanganan bencana. Kolaborasi ini menjadi bukti nyata semangat gotong royong dan kepedulian bersama dalam membantu masyarakat yang sedang menghadapi situasi sulit akibat bencana alam.
Selain memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, tim Layanan Dukungan Psikososial juga hadir untuk memberikan pendampingan dan penguatan mental kepada kelompok rentan, seperti anak-anak, lansia, perempuan, dan keluarga terdampak lainnya. Kehadiran layanan ini diharapkan dapat membantu masyarakat membangun kembali rasa aman, semangat, dan optimisme dalam menjalani aktivitas sehari-hari.
Plt. Kepala Dinas Sosial Provinsi NTT, Henderina S. Laiskodat, SP., M.Si., menyampaikan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat serta komitmen untuk terus memperkuat koordinasi dalam penanganan bencana.
“Pemerintah tidak berjalan sendiri. Penanganan bencana membutuhkan sinergi seluruh pihak, mulai dari pemerintah, relawan, dunia usaha, hingga masyarakat. Semangat kebersamaan inilah yang menjadi kekuatan kita dalam membantu saudara-saudara yang terdampak agar dapat segera pulih dan bangkit kembali,” ujarnya.
Pemerintah Provinsi NTT melalui Dinas Sosial Provinsi NTT akan terus melakukan pemantauan dan koordinasi dengan pemerintah kabupaten serta para pemangku kepentingan guna memastikan proses penanganan dan pemulihan pascabencana berjalan dengan baik.
Melalui semangat NTT Melayani dengan Hati, bantuan yang disalurkan diharapkan tidak hanya memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga menjadi penguat harapan dan solidaritas bagi seluruh warga terdampak untuk bangkit bersama menuju kondisi yang lebih baik.